PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) mendonasikan satu set mesin berteknologi reaksi rantai polimerase atau PCR beserta seluruh kelengkapannya kepada para tenaga medis dan warga di Kabupaten Pasuruan dan Kota Malang, Jawa Timur. Donasi ini diyakini bisa mempercepat proses deteksi warga yang diduga terpapar Covid 19 di Malang dan Pasuruan. Bantuan mesin PCR dan juga ratusan alat pelindung diri (APD) ini diterima Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf dan Wali Kota Malang Sutiadji melalui Yayasan Stapa Center, mitra tanggung jawab sosial perusahaan Sampoerna.

Kedua kepala daerah tersebut memberikan apresiasi atas bantuan yang bertujuan untuk mempercepat proses deteksi warga yang diduga terpapar Covid 19. "Saya mengucapkan terima kasih kepada Sampoerna. Ini adalah bantuan yang saya tunggu tunggu," ujar Sutiadji dalam keterangan, Sabtu (8/8/2020). Sutiadji menceritakan, selama ini Pemerintah Kota Malang menghadapi tantangan dalam melakukan proses deteksi Covid 19. Sebelum adanya bantuan mesin PCR, proses deteksi hingga hasil dapat memakan waktu hingga lebih dari dua pekan. Akibatnya, warga yang diduga terpapar Covid 19 harus melakukan isolasi mandiri dalam waktu yang lama sehingga tidak dapat melakukan kegiatan ekonomi. Sutiadji optimis bantuan dari Sampoerna ini dapat mempercepat proses deteksi sehingga warga yang tidak terpapar Covid 19 dapat segera melanjutkan aktivitasnya.

Sementara itu, Bupati Irsyad mengajak perusahaan lain yang berada di Pasuruan untuk mencontoh langkah Sampoerna yang tergerak untuk membantu percepatan penanganan Covid 19 di kabupaten berpenduduk 1,6 juta jiwa tersebut. “Saya ajak perusahaan melalui CSR nya untuk bisa membantu percepatan penanganan Covid 19 di Kabupaten Pasuruan. Sama sama kita bergerak untuk menuntaskan Covid 19 secara bersama sama,” ujar Gus Irsyad. Direktur Sampoerna Elvira Lianita menyebutkan Sampoerna akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk memberikan pelatihan kepada tenaga medis di Kabupaten Pasuruan dan Kota Malang agar mereka dapat segera mengoperasikan alat ini. Sampoerna, lanjut Elvira, berharap dengan bantuan mesin PCR ini dapat mempercepat deteksi virus korona baru yang memicu Covid 19 sekaligus turut membantu Pemkab Pasuruan dan Pemkot Malang dalam melakukan penelusuran (tracing) warga yang diduga terpapar. "Mesin PCR ini mampu memeriksa 64 spesimen Covid 19 per jam," ujarnya. Elvira menambahkan, komitmen berkelanjutan Sampoerna untuk mendukung Pemkab Pasuruan dan Pemkot Malang dalam mengurangi penyebaran Covid 19 diwujudkan dengan turut mensosialisasikan serta memastikan fasilitas produksi Sampoerna di Sukorejo dan Malang menerapkan adaptasi kebiasaan baru. Tak hanya itu, Sampoerna juga menyediakan hand sanitizer di setiap sudut fasilitas produksi. Bahkan, fasilitas produksi Sampoerna di Kota Malang diresmikan sebagai salah satu pabrik percontohan dalam program Industri Tangguh Semeru (Sehat, Aman, Tertib, dan Rukun) yang digagas oleh Pemerintah Kota Malang pada Juni lalu. Secara total, Sampoerna akan menyerahkan 7 mesin PCR beserta kelengkapannya dalam waktu dekat, dimana empat di antaranya telah disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Pemerintah Kota Malang, Pemerintah Kota Surabaya, Kota Malang, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya, Sampoerna berencana untuk memberikan bantuan serupa kepada masyarakat di Jawa Barat dan Kabupaten Karawang, serta Institute of Tropical Disease Universitas Airlangga Surabaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *