Afrika Selatan dikabarkan telah melonggarkan lockdown virus corona dan menghidupkan kembali ekonominya. Sektor pariwisata termasuk yang paling parah terkena dampak Covid 19. Beberapa pelancong diperkirakan akan mengunjungi negara yang tengah bergulat dengan jumlah kasus virus corona terbanyak di benua tersebut.

Afrika Selatan sempat diberitakanmempertimbangkan penggunaan steroid generik dexamethasone untuk mengobati pasien yang terinfeksi virus corona. Seperti yang disampaikan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa pada Rabu malam waktu setempat. Dikutip dari laman aa.com.tr , Kamis (18/6/2020), dalam pidatonya, ia mengatakan bahwa pemerintahannya sangat tertarik melihat pemberitaan terkait dexamethasone.

Sebagaimana diketahui, obat yang disebut memiliki harga murah, tersedia secara luas dan dapat membantu menyelamatkan nyawa pasien corona yang sedang kritis. "Departemen Kesehatan dan Komite Penasihat Menteri Afsel telah merekomendasikan bahwa dexamethasone dapat dipertimbangkan untuk digunakan pada pasien yang memakai ventilator dan oksigen," kata Ramaphosa. Lebih lanjut, virus corona kini telah menjangkiti setidaknya 10.402.897 orang di dunia.

Wargayang dinyatakan sembuh sebanyak 5.659.387pasien, sedangkan 507.523 orang dinyatakan meninggal dunia. Menurut data dariworldometers.info, Afrika Selatan berada di posisi ke 27 dunia. Afrika Selatan telah melaporkan 144.264 kasus infeksi virus corona.

Dengan kematian mencapai 2.529 jiwa dan sembuh 70.614 orang. Lebih lanjut, total kasus virus corona di Amerika Serikattelah menembus angka 2.681.802 pasien. Sementara total kematian mencapai 128.778 dan pasien sembuh ada 1.117.177 orangdi Amerika Serikat.

Dari angka tersebut,Amerika Serikattelah melampaui Rusia dan Meksiko untuk total kasus. Sedangkan Brazil yang menempati posisi kedua secara global dengan tingkat infeksi 1.370.488, melaporkan 58.385 kematian. Setidaknya ada 210 negara atau kawasan yang terinfeksi virus corona, ditambah dua kasus dari kapal pesiar, yakni Diamond Princess dan MS Zaandam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *