Pihak Premier League akan mengadakan pertemuan dengan kapten klub, manajer, dan ahli kesehatan secara daring. Hal ini tidak lepas dari wacana bergulirnya Liga Inggris pada Juni 2020. Nantinya, Premier League akan menjelaskan mengenai protokol keamanan dan kesehatan Liga Inggris.

Pertemuan ini akan dihadiri Professional Footballers' Association (PFA) dan League Managers Association (LMA). Dikutip dari laman Sky Sports , pertemuan ini akan fokus terhadap keamanan pemain apabila Liga Inggris kembali bergulir. Pihak klub memang sudah merencanakan akan menggelar latihan perdana pada Senin (18/5/2020), tetapi merekabelum berbicara kepada para pemain dan manajer.

Diharapkan pertemuan secara online tersebut akan berlangsung sebelum Liga Inggris dimulai kembali dan sebelum pertemuan dengan pemerintah pada Kamis (21/5/2020) mendatang. "Benar para pemain menyuarakan keprihatinan mereka," kata Richard Masters, Kepala Operator Liga Inggris atau Premier League. "Benar, mereka akan memiliki kekhawatiran dan pertanyaan dan kami perlu mendengarnya terlebih dahulu."

"Klub klub sudah sangat jelas, para pemain harus dikonsultasikan dengan benar dan keprihatinan mereka harus didengar." Masters mengungkapkan konsep mengisolasi seluruh pemain di lingkungan yang aman telah dibahas, tetapi itu bukan prioritas pembahasan saat ini. "Pada akhirnya, dalam penilaian para profesional medis, yang bukan saya, mereka berpikir, formula yang mereka buat itu aman dan sesuai," katanya.

"Kami ingin tetap beriringan dengan pemerintah dan pihak berwenang. Kami ingin tetap selaras dengan suasana hati para pendukung sepakbola. "Saya pikir pembicaraan saat ini seharusnya mengenai langkah langkah yang kami ambil setelah pengumuman telah dibuat, tentang kembali ke pelatihan," lanjut Maters Liga Inggris sejauh ini belum dapat memastikan apakah akan kembali pada 12 Juni.

Klub juga telah membahas kemungkinan pelatihan hingga empat minggu sebelum melanjutkan pertandingan. Klub akan mengadakan pertemuan pemegang saham lebih lanjut pada Senin (18/5/2020). Sebelumnya, terdapat kabar, para pemain Liga Inggris akan melakukan boikot terkait keputusan bergulirnya Liga pada 1 Juni 2020.

Bentuk boikot tersebut adalah dengan tidak datang latihan yang dijadwalkan digelar Senin (18/5/2020). Boikot ini bisa berpengaruh terhadap kelanjutan Liga Inggris. Dikutip dari laman Dailymail dan Talksport , beberapa pemain dari klub papan atas Liga Inggris telah mengadakan telewicara membahas kelanjutan Liga.

Dalam bahasan tersebut, para pemain sangat khawatir terkait kesehatan mereka dan protokol keamanan yang dilakukan Premier League. Para pemain juga dikabarkan telah memberitahukan kepada pihak klub terkait keinginan mereka untuk tidak berlatih hingga situasi aman. Beberapa pemain seperti Aguero, Lanzini dan Danny Rose sudah terlebih dahulu menyatakan keberatan atas bergulirnya Luga Inggris.

Ini tidak lepas dari minimnya komunikasi antara pihak klub, pemerintah, operator liga kepada pemain. Pihak klub, terancam tidak bisa menurunkan skuat terbaik apabila situasi ini terus berjalan. Selain itu, dikhawatirkan, Liga Inggris akan kembali ditunda dengan adanya protes tersebut.

Sebelumnya, Richard Masters selaku CEO Liga Inggris telah menyampaikan berita terbaru soal nasib kompetisi musim ini. Seperti yang kita ketahui, kompetisi Liga Inggris saat ini tengah ditangguhkan akibat pandemi virus corona. Sudah beredar kabar kompetisi Liga Inggris musim 2019/2020 akan segera dilanjutkan mulai bulan depan.

Tepat sehari yang lalu, seluruh perwakilan klub kasta tertinggi sepak bola negeri Ratu Elizabeth telah melakukan pertemuan secara virtual. Disinggung kejelasan kompetisi musim ini, Masters mengatakan, pihaknya tengah menggodok berbagai opsi menyikapi hal tersebut. Ia menjelaskan semua klub akan diperbolehkan untuk memainkan pertandingan kandang maupun tandang.

Jika memang hal tersebut tidak bisa dijalankan, opsi lain yang bisa diambil adalah pertandingan digelar di tempat netral. Selain itu, para pemain yang sudah habis kontraknya tertanggal 30 Juni akan ada tindakan lebih lanjut. Masters menjelaskan berbagai opsi yang tengah didiskusikan oleh pihaknya dengan seluruh klub, tidak lain agar tercapai tujuan kebaikan bersama.

"Ini adalah pertama kalinya kami membahas pembatas, tujuan kami yang utama masih menyelesaikan musim ini dengan baik," ujar Richard Masters, dikutip dari . "Tetapi penting untuk mendiskusikan semua opsi dengan seluruh klub," harapnya. CEO Liga Inggris tersebut menambahkan dirinya tidak ingin terlalu membocorkan detail terkait bahasan yang sedang dibicarakan dengan para klub.

"Ini diskusi yang masih harus kami rahasiakan, yang bisa saya katakan adalah semua pembicaraan mengarah penyelesaian kompetisi musim ini," sambung Masters. Sebelumnya, pihak Liga Inggris sebenarnya sudah mendapatkan lampu hijau untuk menggelar laga lanjutan guna menyelesaikan kompetisi musim ini. "Ini adalah diskusi yang berkelanjutan dan sejak wabah ini timbul memang cukup menjadi masalah bagi kami," sesalnya.

"Kami telah berusaha berkomunikasi dengan pihak berwenang tentang kondisi di mana kami bisa melanjutkan kompetisi ini dan menerima semua saran dari pihak berwenang," lanjut Masters. Pihak yang berwenang setempat sebelumnya juga telah memberikan rekomendasi saran saran terkait berjalannya kompetisi ini. Rekomendasi tersebut mulai dari penerapan protokol kesehatan penuh disiplin hingga opsi laga digelar di tempat netral tanpa penonton.

Walaupun demikian, Masters belum bisa menyampaikan hal lebih lengkap untuk waktu saat ini karena diskusi masih berlanjut. "Tidak banyak hal yang bisa saya katakan tentang hal itu, selain kita berhubungan dengan pihak berwenang dan mendengarkan saran, kami juga perlu berdiskusi dengan perwakilan klub," beber CEO Liga Inggris tersebut. Masters berharap kompetisi Liga Inggris bisa dilanjutkan mulai pertengah Juni.

Namun, harapan tersebut masih perlu pembahasan lebih lanjut terkait protokol kesehatan yang harus diterapkan. "Kami memiliki protokol yang baru dibuat dan ditinjau, kami juga berkonsultasi dengan para pemain dan manajer untuk mengambil langkah berikutnya," tegasnya. "Belum tidak yang disepakati sampai kami telah berbicara dengan para manajer dan para pemain," lanjut Masters.

Terakhir, Masters menyinggung masalah kontrak beberapa pemain yang akan habis pada akhir musim ini. Masters menjelaskan para pemain yang kontraknya akan habis pada 30 Juni boleh diperpanjang hingga selesainya kompetisi ini. "Apa yang disepakati hari ini adalah para pemain dapat memperpanjang kontrak mereka di luar 30 Juni hingga akhir musim," jelasnya.

"Tetapi hal tersebut perlu disepakati oleh kedua pihak dan diharapkan paling lambat keputusannya 23 Juni," pungkas Masters. Mari kita nantikan terkait perkembangan terbaru lainnya soal nasib keberlanjutan kompetisi Liga Inggris musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *