Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengaku sempat diminta untuk menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada gelaranRapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan pada 10 Januari sampai 12 Januari 2020 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Namun, Rudy tak bisa hadir saat itu karena Solo sedang rawan bencana. "Sebetulnya waktu Rakernas dikira saya ada di sana, terus saya ditelepon Pak Mensesneg, tapi HP saya mati," kata Rudy, Minggu (2/2/2020).

Rudy menegaskan dirinya tidak memiliki masalah dengan Jokowi meski beberapa kali tak bisa bersua. "Tidak ada persoalan seperti itu," tegasnya. Diberitakan sebelumya, Rudy dan Presiden Joko Widodo dikabarkan melakukan pertemuan di Yogyakarta, Jumat (31/1/2020).

Pertemuan itu dilakukan seusai Jokowi menyelesaikan kunjungan kerjanya di Kota Gudeg itu. Saat dimintai konfirmasi, Rudy membenarkan pertemuan tersebut memang terjadi. "Benar, kami melakukan pertemuan membahas tentang kondisi Solo saat ini," ujar Rudy.

"Cukup lama bertemu dan berbincang dengan beliau, kira kira sampai pukul 20.30 WIB," imbuhnya membeberkan. Jokowi Rudy memang sudah lama tak saling bersua dalam beberapa kesempatan. Misalnya, saat perayaan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2019 di Pura Mangkunegaran, Rudy memilih absen dan diwakilkan oleh Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo.

Ketidakhadiran Ketua DPC PDI Perjuangan itu karena harus menghadiri program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). "Kemarin itu saya juga menyampaikan kenapa pada tanggal 2 Oktober bertepatan hari batik nasional kemarin tidak bisa menemani," jelas Rudy. "Kita ada TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), semua muspida di sana dan rakyat sudah menunggu," tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *