Aksi bakti sosial (baksos) dilakukan oleh para bakal calon wali kota dan wakil wali Kota Solo, yakni Diah Warih Anjari dan Gibran Rakabuming Raka. Di tengah pandemi Covid 19, keduanya yang mendaftarkan diri dalam bursa Pilkada Solo di Kantor PDIP Jateng ini menyasar masyarakat untuk memberikan bantuan. Tak biasa, masing masing memiliki ciri khassaat melakukan baksos di Kota Bengawan kendati di waktu yang berbeda dan terpisah.

Diah Warih dengan caping dan keranjangnya naik sepeda motor keliling kota membagikan takjil dan nasi boks untuk berbuka puasa. Sementara Gibran berkaus gambar wajah maestro campursari asal Solo, Didi Kempot, membagikan masker. Khususnya selama Bulan Ramadhan ini.

"Kegiatan kemarin Selasa (12/5/2020) memang rutin kami adakan di Bulan Ramadhan, terlebih masyarakat membutuhkan bantuan di tengah pandemi Covid 19," jelasnya, Rabu (13/5/2020). Wanita yang akrab disapa Diwa ini menambahkan, ide menggunkan caping layaknya petani dan keranjang saat naik motor merupakan hal spontan. Menurutnya hal tersebut dianggapnya praktis dan lebih dekat masyarakat dengan kesederhanaan di Bulan Ramadhan.

Adapun dirinya mengaku per hari membagikan 300 paket takjil dan nasi boks sepekan ini. Berbagai lokasi menjadi targetnya untuk didatangi bersama tim. Mulai dariMunggung, Ngemplak, Manahan, Slamet Riyadi, Ngarsopuro, lalu sekitar Balai Kota Solo dan Pasar Legi.

Diwa menegaskan akan terus memberikan bantuan kepada masyarakat Solo di tengah pandemi Covid 19. Pasalnya, kata dia, masih banyak warga yang susah dan membutuhkan uluran tangan hanya untuk menyambung hidup sehari harinya. "Mari warga Solo bersama, gotong royong saling membantu, yang mampu berbagi, jangan hanya mengandalkan bantuan pemerintah saja, semua harus saling peduli," papar dia.

Sementara itu, kader PDIP, Gibran Rakabuming Raka (33) membagikan ribuan masker bantuan Ketua DPR RI Puan Maharani kepada warga Solo, Senin (11/5/2020). Ia tampak mengenakan kaus putih bergambar wajah Didi Kempot. Ribuan masker tersebut terdiri dari 6.000 masker non medis dan 2.000 masker medis.

"Alhamdulillah saya mendapat amanah dari Mbak Puan Maharani." Adapun penyaluran masker hari ini dibagikan di Kampung Jagalan, Purwodinigratan, Relokasi Mertoudan Mojosongo dan Kampung Gumunggung, Surakarta. Selain untuk warga umum, Gibran bersama relawan juga menyalurkan masing masing 200 masker non medis ke anak ranting atau sesepuh PDIP wilayah.

Gibran mengungkapkan bantuan masker tersebut sangat berguna di masa virus corona covid 19 saat ini, "Terima kasih kepada Mbak Puan Maharani atas sumbangan maskernya, Insyaallah bantuan Mbak Puan sangat bermanfaat untuk menanggulangi wabah Covid 19 di Kota Solo," ungkapnya. Per hari ini, sudah 800 masker yang dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran masker akan dilanjutkan pada hari berikutnya ke sebaran wilayah yang lain. Warga pun mengucapkan terima kasih lantaran mendapat masker gratis, terlebih relawan menyasar pada kelompok masyarakat yang kedapatan belum mengenakan masker dalam beraktivitas. Sudah seminggu ini, setiap hari Diah menyiapkan 300 paket buka puasa yang terdiri takjil, minuman dan makan nasi.

Sejumlah lokasi yang sudah didatangi Diah dan timnya antara lain “Ayo gotong royong bersama, yang mampu bisa berbagi. Tidak hanya mengandalkan bantuan pemerintah saja. Saya ajak semua warga bergerak berbagi dan saling peduli,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *