Sebanyak 174 wisatawan asal China, mendatangi Sumatera Barat, Minggu (26/1/2020). Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Padang Pariaman, Hendri mengatakan, turis asal China tersebut akan menyinggahi Padang Pariaman. Namun, menurutnya, kemungkinan mereka tidak akan menginap di Padang Pariaman.

"Iya, mereka rombongan wisatawan asal China kabarnya singgah di Kota Pariaman, namun besar kemungkinan tidak bakal menginap di sini (Kota Pariaman)," ujar Hendri, dikutip dari , Minggu (26/1/2020). Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Arfian mengatakan, pihak terkait akan melakukan pemeriksaan yang ketat terhadap wisatawan yang datang dari China tersebut. Ia menyebut, 174 wisatawan yang telah datang Minggu ini, terbang dari China, langsung mendarat ke Kota Padang.

"Jadi, pada Minggu besok (26/1/2020 hari ini, red) akan dimulai penerbangan perdana, yaitu penerbangan dari Kunming China yakni langsung ke Padang," kata Arfian, Sabtu (25/1/2020), dikutip dari . Arfian menjelaskan, penjagaan akan diperketat daripada biasanya. Sebab, adanya informasi terkait virus Corona yang ada di China.

Arfian mengatakan, Kota Kunming tidak terjangkit dan jauh dari wabah virus corona. Ia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan antisipasi terkait penyebaran virus tersebut. "Setelah ditelusuri Kunming itu tidak terjangkit oleh virus Corona. Itu jauh dari lokasi virus yang mewabah di sana," katanya.

"Kita sudah antisipasi untuk penyebaran virus tersebut," ungkap Arfian. "Sebelum mereka keluar dari bandara (BIM) akan dilakukan pemeriksaan sangat ketat. Karena ini sudah diagendakan dari awal, dan akan tetap ada penerbangan," lanjutnya. Para wisatawan tersebut mendarat diBandara Internasional Minangkabau, Padang, pukul 05.30 WIB, dengan menggunakan pesawat Citilink.

Menurut pihak travel, 174 wisatawan tersebut aman dari virus corona. Direktur Marawa Corporate, Darmawi menyebut, kedatangan para wisatawan ini sudah melewati perhitungan yang matang. "Ada sekitar 174 wisatawan yang akan datang dan mereka harus melalui pemeriksaan ketat mulai dariChinahingga sampai ke Padang," kata Darmawi, Sabtu (25/1/2020).

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan di bandara asal para wisatawan, berlanjut ke pemeriksaan di Imigrasi setempat. Ia melanjutkan, 174 wisatawan ini harus menjalani thermal scanner dari pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Kemudian, ada pemeriksaan dari Dinas KesehatanSumatera Barat.

Lalu, para wisatawan diperiksa oleh Imigrasi Kelas 1 Padang. Yunando dari Coco's Tour yang memfasilitasi para wisatawan ini mengatakan, sejauh ini tidak ada permasalahan. "Daerah Kunming ini sendiri tidak kena, tapi tetap saja dipersiapkan alat antisipasi di bandara," katanya.

Ia melanjutkan, setiap kendaraan yang ditumpangi oleh para wisatawan ini akan disiapkan hand sanitizer. Lalu juga dipersiapkan, disinfektan untuk memastikan tidak ada permasalahan kesehatan nantinya saat mereka berkunjung. Yunando menyebut, pihaknya bukan membawa virus corona, namun membawa pendapat daerah bagi Sumatera Barat.

"Intinya, kita tidak ingin masyarakat berpikiran negatif mengenai hal ini. Kami datang tidak membawa virus, tapi membawa pendapatan untuk masyarakatSumbar," jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *