Perselisihan Pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan, Shin Tae yong, dengan PSSI sepertinya meruncing. Shin Tae yong yang dikabarkan melontarkan sejumlah kritik atas PSSI terancam dipecat bila tidak segera datang ke Indonesia. Shin Tae yong yang saat ini tengah berada di Korea Selatan diharapkan segera datang ke Indonesia pada pekan depan.

Sebelumnya Shin Tae yong berbicara ke media Korea Selatan bahwa ia ingin menggelar pemusatan latihan timnas U 19 Indonesia di Negeri Gingseng tersebut. Alasan utamanya karena kasus Covid 19 di Indonesia belum juga melandai, bahkan setiap harinya terus bertambah hingga mencapai 1000 orang positif. Selain itu, Shin Tae yong juga ingin menggelar pertandingan uji coba melawan tim tim berkualitas di Korea Selatan.

Jika pemusatan latihan timnas U 19 Indonesia digelar di Jakarta, maka anak anak asuhnya kesulitan mendapatkan lawan setimpal. Keinginan tersebut sebagai persiapan Shin Tae yong untuk membawa timnas U 19 Indonesia tampil perkasa di Piala Asia U 19 2020 pada 14 31 Oktober di Uzbekistan. Meski begitu, keinginan Shin Tae yong tidak dikabulkan PSSI.

PSSI masih kekeh ingin menggelar pemusatan latihan timnas U 19 Indonesia di Jakarta. Sebab, Shin Tae yong juga harus fokus membentuk timnas Indonesia senior yang juga akan tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala AFF 2020. "Kalau Shin Tae yong tidak datang, ya kami akan evaluasi, mungkin dipecat," kata Ketua Tim Satgas Timnas Indonesia, Syarif Bastaman, saat dihubungi awak media, Jumat (19/6/2020).

"Sejago siapapun dia, namanya Alex Ferguson, jago, sudah terikat kontrak. Kalau tidak datang, tidak mau melatih, ini bangsa besar bung," ucap Syarif Bastaman menambahkan. Lebih lanjut Syarif Bastaman mengatakan PSSI sudah memberikan tenggat waktu kepada Shin Tae yong untuk segera datang ke Indonesia. Mantan pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu diharapkan datang pada pekan depan untuk bertemu PSSI.

"Kami minta minggu depan. Kami lihat minggu depan datang atau tidak dia," kata Syarif Bastaman. PSSI sejatinya sudah terus melakukan komunikasi virtual dengan Shin Tae yong. Bahkan, pelatih berusia 50 tahun itu setuju untuk datang ke Indonesia.

"Alih alih mau datang, dia malah berkoar koar ke media Korea Selatan. Walaupun benar atau tidak dia berbicara seperti itu, tapi sudah tersebar di media." "Di zoom dengan Exco PSSI, dia tidak bicara seperti itu. Tidak ada penolakan ke Indonesia. Dia ketawa ketawa ," kata Syarif Bastaman. Jika nantinya sudah datang ke Indonesia, tugas pertama Shin Tae yong langsung bertemu PSSI.

Kata Syarif Bastaman, Shin Tae yong harus patuh dengan perintah PSSI karena federasi sepak bola Indonesia itu yang memberikan pekerjaan kepadanya. "Itu saja datang, duduk, lalu sepakati program seperti apa." "Ini ada saya yang ditugaskan PSSI khusus untuk mengelola timnas Indonesia. Dengan demikian saya bermitra ke tim kepelatihan. Mari kita duduk bersama dan susunprogram, itu aja dulu," kata Syarif Bastaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *