Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyelidikan terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi di Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur. Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri mengungkapkan, saat ini tim penyelidik tengah berada di Jember. "Hari ini benar KPK ada kegiatan di Jember menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan korupsi," kata Ali kepada wartawan, Selasa (13/10/2020).

Kedatangan tim penyelidik, dijelaskan Ali, guna meminta keterangan beberapa pihak di lingkungan Pemkab Jember. Namun ia tidak membeberkan identitas pejabat yang diperiksa. "Karena masih proses penyelidikan maka mengenai materinya saat ini belum bisa kami sampaikan dan nanti pada waktunya akan kami informasikan lebih lanjut perkembangannya," jelasnya. Sebelumnya diberitakan, KPK sempat melakukan penyelidikan di lingkungan Pemkab Jember pada 21 Juli 2020.

Saat itu ada beberapa pejabat yang diperiksa, salah satunya Sekretaris Daerah Jember Mirfano. Pemeriksaan tersebut terkait pengadaan proyek pelampung bagi nelayan tahun 2018. Dari catatanKompas.com, pengadaan 55.000 pelampung sempat menjadi sorotan DPRD Jember.

Saat itu, salah satu anggota DPRD Jember David Handoko Santoso memakai pelampung dalam rapat paripurna pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ)bupati Jemberpada 8 Juni 2020. Pengadaan pelampung dilakukan pada tahun 2018. Kemudian dibranding dengan ditempeli foto Bupati Faida dan Wakil Bupati Abdul Muqiet Arif pada tahun 2019. Setelah itu, dibagikan pada nelayan tahun 2020 menjelang Pilkada Jember.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *