Laga Manchester United vs Southampton yang berlangsung di Stadion Old Trafford berakhir imbang 2 2. Dalam laga itu, bek tengah Manchester United, Harry Maguire, menjadi sorotan. Maguire melakukan blunder fatal yang dianggap menjadi penyebab Manchester United gagal menang.

Pertandingan Man United vs Southampton merupakan penutup pekan ke 35 Premier League, kasta teratas Liga Inggris. Man United pada laga itu tertinggal 0 1 terlebih dahulu setelah Stuart Armstrong membuka keunggulan Southampton pada menit ke 12. Man United kemudian berhasil berbalik unggul 2 1 berkat gol Marcus Rashford pada menit ke 20 dan Anthony Martial (23').

Kemenangan Man United yang sudah didepan mata buyar pada masa injury time babak kedua. Pada menit ke 90+6, Man United ditekan oleh Southampton melalui sepak pojok yang dilakukan James Ward Prowse. Bola umpan War Prowse itu mengarah ke tengah kotak penalti Man United dan langsung disambut oleh Jan Bednarek dengan sundulan.

Dalam situasi itulah Maguire melakukan blunder fatal. Maguire ketika Jan Bednarek menyundul bola justru menjaga rekan satu timnya, Aaron Wan Bissaka. Dalam tayangan ulang, Maguire terlihat memegangi pundak Wan Bissaka seolah olah sedang menjaga pemain lawan. "Terlalu sibuk menjaga" Wan Bissaka, Maguire justru membuat ruang yang cukup lebar di tengah kotak penalti Man United.

Maguire juga tidak bisa menghalau bola sundulan Jan Bednarek yang mengarah ke posisi awalnya sebelum memegangi pundak Wan Bissaka. Bola liar itu kemudian berhasil dibelokkan Michael Obafemi masuk ke gawang dengan sontekan kaki kanan. Sebelum mencetak gol, posisi Obafemi berada di belakang Maguire dan dikawal oleh Victor Lindelof.

Blunder Maguire ini kemudian viral di media sosial. Banyak kalangan menilai Maguire adalah penyebab kegagalan Man United mempertahankan keunggulan. Tidak hanya itu, beberapa netizen juga menilai Maguire tidak pantas menyandang status bek termahal di dunia karena blunder tersebut. Maguire menyandang sebagai bek termahal dunia saat hijrah ke Manchester United pada musim panas 2019.

Ia didatangkan ke Old Trafford dari Leicester City dengan harga fantastis, 80 juta pounds (sekitar Rp 1,38 triliun). Seusai laga, Maguire mengaku sangat kecewa Man United kebobalan melalui situasi bola mati. Menurut dia, cara bertahan Man United menghadapi situasi bola mati sudah cukup baik, terutama setelah Liga Inggris dilanjutkan.

"Kami mengontrol pertandingan. Namun, ternyata hal itu belum cukup membawa kami menang. Bola mati membuat kami terbunuh pada akhir laga," kata Maguire dikutip dari situs Daily Mail. "Cara kami bertahan menghadapi bola mati memang buruk awal musim ini. Namun, hal itu sudah kami latih beberapa pekan ke belakang," ujar Maguire. "Southampton menekan kami seperti orang gila. Para pemain mereka juga punya lompatan yang tinggi. Kami tentu sangat kecewa dengan hasil ini," ucap Maguire.

Hasil imbang ini membuat Man United gagal melanjutkan tren empat kemenangan beruntun di Liga Inggris. Tidak hanya itu, Man United juga membuang kesempatan kembali ke empat besar klasemen untuk menempati urutan tiga. Hasil imbang membuat Man United tetap menempati peringkat lima klasemen dengan koleksi 59 poin.

Man United untuk sementara hanya kalah selisih gol dari Leicester City di urutan empat dan tertinggal satu angka dari Chelsea yang menempati peringkat tiga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *