Berikut ini niat salat tahajud, lengkap beserta tata cara, waktu, hingga keutamaannya. Salat Tahajud merupakan salat sunah yang dilakukan pada malam hari. Waktu dalam mengerjakan Salat Tahajud bisanya dilakukan di sepertiga malam.

Salat Tahajud dikerjakan sedikitnya dua rakaat dan sebanyak banyaknya tidak terbatas. Salat Tahajud termasuk Salat sunnat mu'akad atau Salat yang dikuatkan oleh syara'. Untuk niat Salat tahajud tidak jauh berbeda atau hampir sama dengan Salat sunnah lainnya, cukup pendek dan mudah untuk diingat.

Doa dan Niat Salat tahajud adalah sebagai berikut : أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى Bahasa latin : Ushollii sunnatat tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Arti dalam bahasa Indonesia nya : Aku (niat). Salat sunat tahajud 2 rakaat, karena Allah Ta’ala Rasulullah juga mengajarkan doa khusus untuk Salat tahajud. Yakni doa Salat tahajud yang dibaca sebagai doa iftitah: Dari riwayat Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu:

اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ Ya Allah, hanya milik Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta siapa saja yang ada di sana. Hanya milikMu segala puji, Engkau yang mengatur langit dan bumi serta siapa saja yang ada di sana. Hanya milikMu segala puji, Engkau pencipta langit dan bumi serta siapa saja yang ada di sana. Engkau Maha benar, janji Mu benar, firman Mu benar, pertemuan dengan Mu benar. Surga itu benar, neraka itu benar, dan kiamat itu benar.

Ya Allah, hanya kepada Mu aku pasrah diri, hanya kepada Mu aku beriman, hanya kepada Mu aku bertawakkal, hanya kepada Mu aku bertaubat, hanya dengan petunjuk Mu aku berdebat, hanya kepada Mu aku memohon keputusan, karena itu, ampunilah aku atas dosaku yang telah lewat dan yang akan datang, yang kulakukan sembunyi sembunyi maupun yang kulakukan terang terangan. Engkau yang paling awal dan yang paling akhir. Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau. (HR. Muslim, Ibnu Majah dan Ahmad) Mengenai cara Salat tahajud tidak jauh berbeda dengan Salat sunnah umumnya. Adapun tata cara Salat Tahajud yang dikutip dari ceritaislami.net yaitu sebagai berikut :

1. Membaca niat Salat tahajud seperti yang terlah tertulis di atas dengan suara yang pelan saja, diikuti dengan artinya di baca dalam hati. 2. setelah membaca niat dilanjutkan dengan membaca takbir, (membaca Allahhuakbar) sambil tangannya di angkat ke atas 3. Kemudian membaca doa iftitah (sunah)

4. Lalu membaca surat alfatihah, setelah alfatihah membaca surat pendek yang ada dalam Al Qur’an yang telah dihafal, seperti surat Al Ikhlas, Annas, Alfalaq, dan lain lain 5. Kemudian lanjutkan seperti pada langkah langkah Salat pada umumnya. Seperti rukuk, sujud, hingga salam. Setelah salam disunahkan membaca bacaan wirid, tasbih, tahmid, takbir, sholawat, istigfar, kemudian membaca doa Salat tahajud.

Tahajud adalah Salat sunnah yang dikerjakan setelah tidur. Mengutip dari Waktunya terbentang mulai setelah isya’ hingga sebelum Subuh, dengan didahului tidur. Dan waktu paling utamanya adalah di sepertiga malam yang terakhir.

Salat tahajud kadang disebut sebagai qiyamul lail atau Salat lail. Namun tidak semua qiyamul lail atau Salat lail adalah Salat tahajud. Jika seseorang melakukan Salat sunnah di malam hari sebelum tidur, masuk dalam kategori qiyamul lail atau Salat lail.

Disebut Salat tahajud jika didahului tidur. Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, tidur berbaring dalam bahasa Arab disebut hajada. Jika Anda ingin bangun setelah berbaring, tambahkan ta’ di depannya, menjadi tahajada.

Jika Anda serius bangkit setelah berbaring itu, tambahkan tasydid menjadi tahajjada. Jika menjadi kebiasaan, maka berubah kalimatnya menjadi tahajjud. Bentuk perintahnya menjadi tahajjad, sebagaimana Surat Al Isra’ ayat 79. Keutamaannya sangat luar biasa, yang membuat kita seharusnya termotivasi untuk membiasakan diri mengamalkannya.

Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Isra ayat 79: وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا “Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al Israa’: 79)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَفْشُوا السَّلاَمَ وَأَطْعِمُوا الطَّعَامَ وَصِلُوا الأَرْحَامَ وَصَلُّوا بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ بِسَلاَمٍ “Wahai manusia, sebarkanlah salam, berilah makan (orang orang yang membutuhkan), sambungkanlah silaturrahim, dan Salatlah pada malam hari ketika orang lain sedang tidur; niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah)

Salat tahajud yang juga disebut qiyamul lail atau Salat lail merupakan Salat sunnah yang paling utama. Sebagaimana sabda Rasulullah: أَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ قِيَامُ اللَّيْلِ “Salat yang paling utama setelah Salat fardhu adalah Salat malam” (HR. An Nasa’i)

Selain mendapatkan kedudukan mulia di akhirat kelak, orang orang yang ahli Salat tahajud juga akan mendapatkan kedudukan yang mulia di dunia. Allah akan memberinya kemuliaan dan kewibawaan. وَاعْلَمْ أَنَّ شَرَفَ الْـمُؤْمِنِ قِيَامُهُ بِاللَّيْلِ “Dan ketahuilah, bahwa kemuliaan dan kewibawaan seorang mukmin itu ada pada Salat malamnya” (HR. Hakim; hasan)

Orang yang mengerjakan Salat tahajud kemudian berdoa, insya Allah doanya dikabulkan Allah. Apalagi jika ia melakukannya di sepertiga malam yang terakhir. Salat ini merupakan kebiasaan orang orang shalih terdahulu. Maka siapa yang saat ini senantiasa mengerjakannya, maka ia pun tercatat sebagai orang orang yang shalih sebagaimana mereka. “Biasakanlah dirimu untuk Salat malam karena hal itu tradisi orang orang shalih sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR. Ahmad)

Setiap orang pasti memiliki dosa. Dosa dosa yang kecil bisa berguguran dengan menjalankan Salat sunnah ini sebagaimana hadits di atas. Yang lebih istimewa lagi, tahajud juga bisa mencegah seseorang dari perbuatan dosa. Orang yang melazimkan tahajud akan mendapatkan taufiq dari Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga dirinya terjauhkan dari maksiat dan dosa.

Di antara keutamaan tahajud adalah menolak penyakit. Dengan izin Allah, orang orang yang mengamalkan Salat sunnah ini akan dijaga kesehatannya dan dijauhkan dari penyakit. Keutamaan ini telah terbukti secara medis. Penjelasan lengkap salat tahajud: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *