Polres Tanah Karo Amankan Empat Kerbau Curian dari Samosir

PolresTanahKaro mengamankan truk yang mengangkut empat ekor kerbau diduga hasil curian. Kerbau kerbau tersebut dicuri dari Kabupaten Samosir. Kaur Bin Ops Satreskrim PolresTanahKaro Iptu S Silalahi mengatakan, truk yang berisikan kerbau diamankan di Jalan Jamin Ginting, tepatnya di Desa Sumbul, Kabanjahe, Selasa (4/2/2020).

Awal mula terungkapnya truk yang membawa kerbau curian itu bermula saat personel Polres merasa curiga dengan adanya truk yang berhenti di pinggir jalan. Personel menanyakan kendala yang dialami oleh sopir yang terlihat sedang memperbaiki bagian ban truk itu. "Jadi tadi saat personel kita melintas di sana, ada melihat truk yang berhenti. Karena merasa curiga, dia langsung menghampiri truk dan sopirnya," ujar Silalahi.

Silalahi menjelaskan, ketika ditanyakan ke sopirnya ternyata diketahui jika truk dengan plat nomor BK 9173 YK itu bocor ban. Kemudian, personel mendengar seperti ada suara endusan dari dalam bak truk tersebut. Karena merasa curiga, ia langsung menanyakan apa yang ada di dalam bak truk ini.

"Setelah ditanya apa isinya, sopirnya enggak bisa jawab. Terus karena curiga, personel kita langsung naik untuk mengecek," katanya. Setelah personel melihat ternyata di dalam truk tersebut berisikan empat ekor kerbau, ia berniat untuk menanyakan temuan ini ke sopirnya. Namun, setelah personel turun dari truk, sopir yang belum diketahui identitasnya itu sudah lebih dahulu melarikan diri.

Silalahi mengatakan, menurut informasi yang didapat pemilik dari kerbau kerbau itu merupakan warga Kecamatan Simanindo dan Palipi, Kabupaten Samosir. Diketahui, dari keempat kerbau tersebut merupakan milik dari dua orang yang berbeda. "Informasinya itu dua orang yang punya, jadi ada satu yang punya tiga, dan satu lagi punya satu ekor. Ini kita masih menunggu informasinya mereka mau datang ke sini," ungkapnya.

Menurut informasi, kerbau kerbau tersebut tersebut dibawa dari kandangnya sekira pukul 01.00 WIB hingga 03.00 WIB Senin (3/2/2020). Namun, saat itu pemilik tidak merasa curiga karena memang susah biasa setiap malam selalu berisik. Namun, ketika dicek saat pagi kerbau kerbau tersebut sudah tidak berada di kandangnya. Silalahi mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan siapa pelaku yang membawa kerbau kerbau tersebut.

Lebih lanjut, pihaknya telah mengamankan truk dan kerbau kerbau tersebut ke lokasi yang lebih aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *