Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli mengatakan, terorisme di Indonesia belum berhenti bergerak. Bahkan pergerakan terorisme masih tetap menggeliat meski dalam kondisi pandemi virus Corona.

Boy menerangkan, jika terorisme yang terus berkegiatan di tengah pandemi virus Corona bukanlah isapan jempol. Boy menuturkan, dari penelusuran diketahui memang ada pergerakan terorisme.

“Kita melihat tetap ada (pergerakan terorisme). Karena apa? Dari hasil penelusuran aparat penegak hukum, mereka ada (pergerakan),” ujar Boy di Pondok Pesantren Ora Aji, Kabupaten Sleman, Sabtu (4/7).

Boy menilai, jika pelaku terorisme justru memanfaatkan kondisi pandemi virus Corona sebagai celah untuk bergerak.

“Jadi, kalau dibilang tidak ada, tapi ternyata ada yang dilakukan tindakan hukum. Artinya dalam kondisi pandemi mereka (pelaku terorisme) tidak berhenti. Mereka tetap melihat ini sebagai sebuah peluang, sebagai celah untuk menjalankan misi mereka,” urai Boy.

Boy pun berpesan, agar di tengah pandemi virus Corona, masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan. Dengan meningkatkan kewaspadaan diharapkan bisa menangkal pergerakan terorisme.

“Kewaspadaan dari seluruh masyarakat inilah yang kita tumbuhkan, kesiapsiagaan, kewaspadaan, kepada pihak-pihak yang memang memiliki niat untuk melakukan tindakan-tindakan destruktif yang tidak sejalan dengan nilai-nilai agama, tidak sejalan dengan nilai-nilai luhur bangsa kita yang berdasarkan ideologi Pancasila,” tegas Boy.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *