Nus Kei, paman John Kei, menyesalkan tindakan penyerangan yang dilakukan keponakannya. Sebelumnya John Kei ditangkap atas penyerangan rumah milik Nus Kei di Green Lake City, Cipondoh, Tangerang pada Minggu (21/6/2020) lalu. Penyerangan itu bermula saat ada masalah peribadi tentang sengketa tanah.

Awalnya Nus Kei menyinggung janji John Kei untuk berubah saat bebas dari penjara pada Desember 2019 lalu. Ia menyayangkan John Kei terlibat lagi dalam tindakan kriminal. "Waktu dia keluar, kami berharap dia seperti itu. Tapi ternyata sudah terjadi kemarin," papar Nus Kei.

Nus Kei berharap tidak perlu ada kejadian huru hara semacam ini yang melibatkan keluarganya. Pasalnya ia merasa perbuatan John Kei mempermalukan nama keluarga. "Makanya ke depan saya berdoa. Saya, keluarga saya, kami semua berdoa meminta supaya ke depan jangan ada lagi seperti ini," katanya.

"Ini yang terakhir karena ini membuat malu, membuka aib kami. Kami tidak mau ini terjadi lagi," ungkap Nus Kei. Sebagai paman, Nus menjamin tidak akan ada lagi kejadian semacam itu yang dilakukan keponakannya. "Saya 'garansi' itu. Saya sebagai orang tua di sini, pamannya dia, saya akan lakukan itu," tegas Nus Kei.

Ia kemudian membahas latar belakang John Kei yang banyak terlibat dalam kasus kriminal. Nus Kei berharap rencana penyerangan John Kei cukup berakhir pada peristiwa kemarin. "Itu yang saya bilang, saya selalu berdoa dan berharap supaya kejadian kemarin itu jadi akhir dari sebuah rencana besar yang mungkin ada dalam pikiran dia," kata sang paman.

Ia lalu mengungkit kemungkinan balas dendam yang dilakukan anak buah John Kei. Senada dengan ucapan sebelumnya, Nus Kei berharap tidak perlu hal semacam itu terjadi. "Saya pikir untuk adik adik dan saudara saudara yang tidak ikut terlibat kemarin itu saya perlu kenal dulu," kata Nus.

Ia menyebutkan keinginannya untuk menyatukan seluruh keturunan suku Kei yang ada di Jakarta. Menurut Nus, hal itu sudah merupakan bagian dari filsafat suku Kei. "Saya akan berusaha untuk melakukan rekonsiliasi. Kalau bisa untuk mendamaikan kami semua orang Kei dari Maluku yang ada di Jakarta," kata Nus Kei.

"Karena saya pegang pada dasar filsafat kami itu," tegasnya. John Kei dan anak buahnya terancam akan dijerat pasal berlapis setelah melakukan penyerangan ke kediaman Nus Kei di Green Lake City, Cipondoh, Tangerang. Diketahui kemudian John Kei beserta 25 orang lain digerebek di rumahnya di Perumahan Tytyan Indah Utama, Kota Bekasi, malam hari setelah kejadian itu.

Diketahui konflik bermula saat terjadi hasil pembagian jual tanah tidak memuaskan kedua belah pihak. Selain penyerangan di Green Lake City, sebelumnya terjadi pembacokan dua pengendara sepeda motor di kawasan Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat pada hari yang sama. Kejadian itu menewaskan Yustus Dowing Rahakbau (45) dan membuat Angki Rumatora (38) tertebas pada jarinya.

Menurut Nana, hal itu sudah direncanakan sebelumnya. "Ada perencanaan pembunuhan terhadap Saudara NK dan AR atau YDR," kata Nana Sudjana. Kelompok di bawah kepemimpinan John Kei itu juga sudah merencanakan pembagian tugas dalam kelompok.

"Kemudian ada juga pembagian tugas atau peran. Jadi mereka sudah merencanakan dengan sasaran tadi," jelasnya. "Ada juga yang bertugas mencari sasaran lain atau melakukan pengamanan," lanjut Nana. Meskipun begitu, masih dilakukan pendalaman terhadap komplotan ini.

"Sampai saat ini para pelaku, yaitu 30 orang, masih dalam pemeriksaan untuk pendalaman peran," papar Nana. Ia lalu memaparkan pasal berlapis yang digunakan untuk menjerat para pelaku. "Pasal 88 terkait permufakatan jahat, Pasal 340 yaitu tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 351 yaitu tentang penganiayaan, Pasal 170 tentang perusakan, dan UU Darurat nomor 12 tahun 51 terkait kepemilikan senjata api," kata Nana.

Selain mengamankan para tersangka komplotan John Kei, sejumlah barang bukti termasuk puluhan senjata tajam turut diamankan. "Untuk barang bukti yang kami sita ada 4 kendaraan roda empat yang digunakan untuk melakukan aksinya, 28 buah tombak, 24 buah senjata tajam, 2 buah ketapel panah, 3 buah anak panah, 2 buah stik baseball, 7 buah HP, dan 1 buah dekoder hikvision," ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *