"Jika tidak ada perubahan, saya meminta persiapan di awal Agustus karena Liga berlanjut di Oktober nanti," ungkap Pelatih Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro dalam Persita talks yang dibawakan oleh media officer Persita, Yetta Angelina beserta rekannya beberapa waktu lalu. Pandemi Covid 19 membuat Persita sulit untuk menetapkan persiapan tim, ditambah lagi dengan perpanjangan PSBB (pembatasan sosial skala berskala besar) di Tangerang hingga 26 Juli mendatang. Manajemen Persita Tangerang pun tak ingin mengambil resiko untuk timnya jika memaksakan latihan di pertengahan Juli lalu seperti rencana awal lalu, sehingga menunda hingga waktu yang belum ditentukan sembari menunggu kebijakan pemerintah daerah.

Jika ada lampu hijau untuk memulai aktivitas olahraga termasuk Sepakbola di Tangerang, pelatih Persita, Widodo pun sudah punya skema baru untuk pemain. "Tentu berbeda dengan sebelum pandemi. Jika dulu 100 persen kami melatih fisik pemain, sekarang tak bisa dilakukan. Jika fokus pada fisik dengan latihan keras, maka riskan untuk imun tubuh pemain," ujar Widodo. Ia mengatakan akan berhati hati dalam mempersiapkan tim nantinya, baik pola dan lainnya, termasuk ketat dalam protokol kesehatan.

Penerapan protokol kesehatan pun harus ketat karena dan disiplin mengingat sesudah atau sebelum berlatih, pemain ada kegiatan bersama keluarga, terpaksa keluar rumah dan bertemu dengan orang lain. Setelah persiapan dasar selesai dan sukses, baru mengarah ke persiapan strategi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *