PT Liga Indonesia Baru (LIB) memberikan himbauan kepada suporter saat kompetisi Liga 1 2020 dilanjutkan. Seperti diketahui, Liga 1 2020 telah berlangsung selama 3 pekan, namun harus ditangguhkan pada bulan Maret lalu akibat pandemi corona. Setelah ditangguhkan sekitar 6 bulan, kini Liga 1 2020 akan kembali dilanjutkan pada bulan Oktober mendatang.

Hal tersebut seperti yang ditetapkan PSSI bahwa Liga 1 musim ini segera dilanjutkan mulai 1 Oktober 2020 dan akan digelar tanpa penonton. Titik terang Liga 1 2020 semakin terlihat setelah rilis draft jadwal yang disusun PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi. Jelang Liga 1 musim ini dilanjutkan, PT LIB tak bosan bosannya meminta pengertian para suporter untuk tidak datang ke stadion maupun menggelar acara nobar.

Oleh karena itu, Direktur Operasional PT LIB Sudjarno mengatakan bahwa persoalan tentang suporter tentu saja menjadi konsentrasi utama operator. "Ada beberapa hal yang berkaitan dengan masalah tersebut. Jadi, kami juga melakukan koordinasi dengan pihak berwajib seperti Polda Jawa Timur, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Sudjarno dalam jumpa pers yang turut dihadiri BolaSport.com di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/9/2020). "Kompetisi ini tanpa penonton di stadion, termasuk nonton bareng juga tidak diperbolehkan."

PT LIB menyarankan agar suporter ataupun penonton bisa melihat di televisi ataupun streaming karena operator sudah memfasilitasi hal itu dengan lengkap. "Silakan nonton di televisi saja. Ada siaran langsung, streaming, dan lewat televisi berbayar juga," ujar Sudjarno. "Sudah ada semuanya, jadi harapan kami untuk suporter dan penonton cukup menikmati pertandingan dari rumah," lanjutnya menambahkan.

"Tentu saja harapan kami sebagai operator, suporter bisa memahami masalah ini." PT LIB pun melibatkan klub klub Liga 1 dan polisi daerah untuk memastikan penonton atau suporter tidak datang ke stadion maupun menggelar acara nobar. "Tentunya peran klub juga tak bisa lepas karena mereka harus ikut memberikan pemahaman kepada suporter masing masing."

"Koordinasi juga kami lakukan dengan Kepala Daerah dan Kapolda. Tentu harapan kami supaya langkah langkah antisipasi ini bisa dilakukan sedemikan rupa," tutur Sudjarno.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *