Klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur mengajukan pinjaman uang dengan jumlah yang tidak sedikit. Apa yang dilakukan oleh Tottenham Hotspur, untuk menghindari klub dalam kondisi rugi maupun bangkrut. Pandemi virus corona yang merebak di berbagai negara, tak dipungkiri memiliki imbas lainnya selain sektor kesehatan.

Satu yang pasti ialah berujung pada krisis finansial. Beberapa waktu yang lalu, klub klub elite Eropa melakukan pemotongan gaji pemain guna menyeimbangan neraca keuangan klub. Satu di antaranya ialah Spurs.

Dilansir dari laman , akibat sejumlah event yang dijadwalkan berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium dibatalkan, maka pihak klub dalam kondisi merugi. Paling tidak terdapat 3 event yang langsung dibatalkan akibat situasi Corona saat ini. Di antaranya ialah laga tinju dunia antara Anthony Joshua kontra Kubrat Pulev, konser musik Lady Gaga, dan dua laga NFL.

Alhasil, untuk menghindari keuangan klub dalam situasi pailit, tim London Utara itu mengajukan pinjaman dengan nominal yang fantastis. Pengajuan pinjaman yang dtujukan kepada Bank of England, kabarnya disetujui. Dana yang cair untuk Tottenham Hotspur ialah 175 juta Pound atau Rp 3,11 triliun Meskipun demikian, pihak klub memprediksi pihak klub akan mengalami kerugian yang jauh lebih besar.

Yakni dalam kisaran angka 200 juta Pound atau setara dengan Rp 3,56 triliun Peminjaman yang melalui Covid Corporate Financing Facility ternyata memiliki syarat yang harus dipenuhi oleh Tottenham. Pemerintah Inggris membuat kebijakan bagi pihak klub peminjammembayarkan bunga cicilan sebesar 0,5 persen.

Nantinya, peminjaman dana dari Covid Corporate Financing Facility akan digunakan oleh Spurs untuk menunjang operasional klub. Di sisi lain, Jose Mourinho berniat untuk mengubah gaya transfernya di musim panas nanti. Jika pada musim musim sebelumnya, Mourinho yang merupakan pelatih Tottenham adalah pribadi yang jor joran untuk beli pemain.

Namun tidak untuk bulan Juni 2020 mendatang. "Tidak akan menghabiskan banyak uang (untuk belanja pemain)," jelas Jose Mourinho. Sedangkan Chairman Tottenham Hotspur, Daniel Levy mengatakan, timnya saat ini mengelola keuangan klub dengan cara komersil atau penjualan klub.

"Kami selalu menjalankan klub ini atas dasar komersial mandiri," tukasnya. Tottenham Hotspur akan kembali kembali merasakan atmosfer liga setelah Liga Inggris resmi bergulir pada 17 Juni mendatang. Rival klub Arsenal itu dalam kondisi yang tak baik dalam perebutan tiker ona Liga Champions.

Ti besutan Jose Mourinho saat ini menempati urutan kedelapan di klasemen. Harry Kane dan kolega mengumpulkan 41 angka dari 29 laga yang yang telah dilakoni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *