Kalimat Dadi wong ki mbok sing solutip membuat sosok Siti Fauziah Saekhoni pemeran Bu Tejo viral. Seperti apa sebenarnya keseharian si pemeran? Kalimat yang dalam bahasa Indonesia kurang lebih berarti 'jadi orang itu yang punya solusi', menjadi caption meme dan stiker WhatsApp yang viral baru baru ini. Biang keroknya adalah sosok Bu Tejo dalam film pendek 'Tilik.'

Ungkapan ungkapan karakter Bu Tejo dalam film pendek produksi Ravacana Films bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta ini begitu masyur dalam hitungan hari. Sejak diunggah pada tanggal 17 Agustus 2020 kemarin, di Channel YouTube Ravacana Films, tercatat sudah disaksikan sebanyak 5 juta lebih penonton. Pencapaian yang gemilang tentu saja, namun para pemain dan seluruh cineas yang terlibat dalam film pendek yang diproduksi pada tahun 2018 ini tak pernah menyangka film yang mengangkat tema tentang sebuah aktivitas sehari hari ibu ibu di sebuah desa ini menjadi viral.

Ozie begitu panggilan akrab pemeran Bu Tejo ini disapa, mengaku masih tak percaya sosok Bu Tejo yang diperankannya dalam film pendek berdurasi 32 menit 34 detik ini menjadi perbincangan di seantero negeri. Tak sedikit mereka yang sudah menonton film in Terkesima dengan karakter Bu Tejo dan menaruh apresiasi tinggi atas keberhasilan Ozie yang dinilai begitu alami memerankan tokoh Bu Tejo.

Menyikapi hal ini, Ozie justru sempat biasa saja ketika sang suami memberitahu bahwa tokoh Bu Tejo menjadi trending topik di jagat twitter. Bagi Ozie yang memang bukan pendatang baru di dunia seni peran ini, tenar atau tidak dirinya bukan hal utama, melainkan, ia sangat menikmati dan berusaha sebaik dan semaksimal mungkin ketika dipercaya memerankan seorang tokoh dalam sebuah film. Siti Fauziah mengungkapkan jika dirinya masih kerap terbawa karakter Bu Tejo dalam film "Tilik" di kehidupan sehari harinya.

Padahal film tersebut sudah diproduksi dan dirilis oleh Ravacana Film sejak tahun 2018 lalu. Ozie mengaku masih kerap terbawa emosinya Bu Tejo tiap kali ada yang membantah ucapannya. "Deritanya itu kadang kadang masih suka kebawa reaktifnya Bu Tejo," kata Siti Fauziah dalam live Instagram, Jumat (21/8/2020).

"Kalau ada orang ngomong suka langsung digas," lanjutnya sembari tertawa Sebagai seorang ibu terkadang ia merasa terganggung dengan hal tersebut. Sebab, ia harus menjaga emosi di hadapan anaknya. "Yaa itu masih suka kebawa, apalagi kalau udah jadi ibu kan ada anak jadi harus bisa management emosi," terangnya.

Nama Siti Fauziah kini menjadi pembicaraan berkat aktingnya sebagai Bu Tejo di film "Tilik" yang tayang di YouTube sejak 17 Agustus kemarin. Siti Fauziah dianggap berhasil memerankan karakter ibu ibu tukang gosip yang selalu nyinyir. Film pendek berdurasi 30 menitan itu sudah disaksikan 2 juta lebih penonton hanya dalam kurun waktu tiga hari.

Banyak khalayak penasaran dengan karakter asli Ozie, tak sedikit pula yang menyakini Ozie tak jauh beda dengan karakter Bu Tejo di kehidupan nyata. Ozie pun mengungkapkan, sejatinya karakter Bu Tejo dalam film Tilik yang dibangun sebagai sosok yang jago mengumpulkan informasi seseorang yang lantas cenderung menjadi bahan gosip ibu ibu di kampungnya, sangat berbeda dengan karakter asli dirinya. "Menurutku pada dasarnya sebagian karakter atau sifat Bu Tejo ada di diri kita masing masing. Tinggal bagaimana kita mengelola sifat itu. Sosok Bu Tejo ini memang berbeda sekali dengan keseharianku, aku sejatinya lebih ke sosok Yu Ning, yang digambarkan dalam Film Tilik sebagai seorang ibu ibu yang tak mau menggunjing orang bila informasi yang didapatkan tak jelas," ungkap Ozie segera diamini oleh Elena sang Produser.

Diakui Ozie, ia sempat terbawa perasaan alias baper atas antusias masyarakat terhadap film Tilik ini. Bagi Ozie, sosok Bu Tejo yang sangat menonjol memang bisa membuat sebagian orang merasa kesal atas kelakuannya yang menyebar berita miring tentang seorang gadis bernama Dian yang ia sangat yakini kebenarannya. Namun dibalik karakter Bu Tejo yang demikian, rupanya khalayak juga menaruh apresiasi tinggi kepada Ozie yang dianggap sukses memerankan tokoh Bu Tejo dengan apik. Untuk diketahui, Ozie yang memiliki latar belakang pendidikan ilmu komunikasi ini, beberapa kali juga dipercaya menjadi pemeran dalam film pendek lainnya.

Kariernya di dunia seni peran juga ia rintis perlahan. Ozie pernah mendapatkan semacam beasiswa sekolah singkat seni peran yang digelar oleh Teater Garasi. Diceritakan dalam film Tilik, bunga desa bernama Dian, menjadi bahan pergunjingan ibu ibu di desanya lantaran dianggap menjadi sebab para pria di desa itu mendekatinya, termasuk di dalamnya para suami ibu ibu tersebut. Digambarkan dalam film yang ditulis oleh Bagus Sumartono ini, aktivitas Tilik atau dalam bahasa Indonesia berarti menjenguk dilakukan oleh ibu ibu di kampung di sekitar Yogyakarta dengan menaiki truk.

Selama perjalanan menjenguk orang sakit yang dalam film tersebut adalah Bu Lurah, Bu Tejo menjadi tokoh sentral ajang pergunjingan. Pergunjingan selama perjalanan menuju rumah sakit di kota berujung perseteruan saat sosok Yu Ning yang diperankan oleh Briliana Desy menjadi lawan debat Bu Tejo. Sementara kehadiran tokoh Yu Sam yang diperankan oleh Dyah Mulani dan Bu Tri oleh Angeline Rizky menjadikan cerita semakin hidup.

Meskipun seluruh dialog disuguhkan dalam bahasa Jawa, film Tilik mampu menyentuh seluruh kalangan di tanah air. Bila mengupas lebih dalam film ini, cerita yang disuguhkan adalah kehidupan ibu ibu di pedesaan yang sarat dengan isu sosial kekinian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *